![]() |
Contoh Rangkaian Ballas Elektronik dengan 1 dan 2 Lampu TL (fluorescent) |
Mengenal Bagian-bagian Pada Ballas Elektronik
- Rectifier - Berfungsi sebagai pengubah arus listrik AC (Alternating Current) 220V PLN menjadi arus listrik DC (arus listrik searah) dengan voltase tinggi (High Voltage DC /HVDC) 320 Volt
- DC To AC Converter - Berfungsi untuk mengubah tegangan HVDC 320 Volt menjadi tegangan AC 500V – 800V dengan frekuensi 20KHz – 60KHz.
- Starter Kapasitor - Fungsinya sebagai starter awal untuk menyalakan lampu TL (fluorescent).
Bagaimana Cara Menggunakan Ballast Elektronik Untuk Lampu TL?
Sistem kontrol pada ballast elektronik membuat skema rangkaian lampu TL pada umum nya (Lampu TL dengan Ballas Magnetik) sedikit berubah / berbeda. Pada artikel ini saya akan membagikan contoh rangkaian lampu TL dengan Ballas Elektronik. Jika cukup waktu saya akan membagikan 2 type rangkaian lampu TL dengan ballas elektronik sekaligus yaitu:- Sekema / Diagram Rangkaian Single Lampu TL dengan Ballas Elektronik, dan
- Sekema / Diagram Rangkaian Double Lampu TL dengan Ballas Elektronik
![]() |
Single Tube Lamp (Fluorescent) dengan Ballas Elektronik |
![]() |
Double Tube Lamp (fluorescent) dengan 1 Ballas Elektronik T8 |
Perlu diketahui bahwa, setiap pembelian ballas elektronik type T8 atau type apa saja sudah di lengkapi dengan wiring diagram / petunjuk menggunakan atau memasang ballas elektronik tersebut. Beberapa ballas elektronik mungkin sedikit berbeda dari segi rangkaian / cara memasang ballas elektronik ke rangkain lampu tl (tube lamp). Berikut ini saya sertakan juga diagram lampu tl dengan ballas elektronik dengan rangkaian berbeda.
![]() |
Rangkaian 1,2,3 dan 4 Lampu TL dengan Ballas elektronik |